Waktu Yang Tepat Untuk Membeli Saham

Waktu Yang Tepat Untuk Membeli Saham

Bufipro.com – Bagi investor, menemukan saham untuk dibeli bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat.

Ini juga bisa sangat menguntungkan-asalkan Anda akhirnya membeli saham yang harganya naik. Tapi kapan Anda seharusnya benar-benar masuk dan membeli saham?

Berikut adalah lima tips untuk membantu Anda mengidentifikasi kapan harus membeli saham sehingga Anda memiliki peluang bagus untuk menghasilkan uang dari saham tersebut.

Ketika datang ke belanja, konsumen selalu mencari kesepakatan. Black Friday, Cyber Monday dan musim Natal adalah contoh utama dari harga rendah memacu permintaan rakus untuk produk.

Namun, untuk beberapa alasan, investor tidak terlalu bersemangat ketika saham mulai dijual. Di pasar saham, mentalitas kawanan mengambil alih, dan investor cenderung menghindari saham ketika harga rendah.

Akhir 2008 dan awal 2009 adalah periode pesimisme yang berlebihan, tetapi jika dipikir-pikir, mereka juga merupakan saat-saat peluang besar bagi investor yang bisa mengambil banyak saham dengan harga turun.

Periode setelah koreksi atau kecelakaan secara historis merupakan waktu yang tepat bagi investor untuk membeli dengan harga murah.

Saham

Jika harga saham oversold, investor dapat memutuskan apakah mereka “dijual” dan kemungkinan akan naik di masa depan.

Datang ke target harga saham tunggal tidak penting. Sebaliknya, menetapkan kisaran di mana Anda akan membeli saham lebih masuk akal.

Laporan analis adalah titik awal yang baik, seperti juga target harga konsensus, yang merupakan rata-rata dari semua pendapat analis.

Sebagian besar situs web keuangan mempublikasikan angka-angka ini. Tanpa kisaran target harga, investor akan kesulitan menentukan kapan harus membeli saham.

Ada banyak informasi yang diperlukan untuk menetapkan kisaran target harga, seperti jika saham sedang undervalued.

Salah satu cara terbaik untuk menentukan tingkat over atau undervaluation adalah dengan memperkirakan prospek masa depan perusahaan untuk pertumbuhan dan keuntungan.

Teknik penilaian utama adalah analisis discounted cash flow (DCF), yang mengambil arus kas yang diproyeksikan di masa depan perusahaan dan kemudian mendiskonkannya kembali ke masa sekarang menggunakan faktor risiko yang masuk akal.

Jumlah arus kas masa depan yang didiskontokan ini adalah target harga teoritis. Logikanya, jika harga saham saat ini di bawah nilai ini, maka kemungkinan akan menjadi pembelian yang baik.

Teknik penilaian lainnya termasuk melihat pertumbuhan dividen perusahaan dan membandingkan harga saham dengan pendapatan (P/E) beberapa dengan pesaing.

Metrik lain, termasuk harga untuk penjualan dan harga untuk arus kas, dapat membantu investor menentukan apakah saham terlihat murah dibandingkan dengan saingan utamanya.

Ketika Anda Telah Melakukan Pekerjaan Rumah Anda Sendiri

Mengandalkan target harga analis atau saran dari newsletter keuangan adalah titik awal yang baik, tetapi investor besar melakukan pekerjaan rumah mereka sendiri dan due diligence pada meneliti saham.

Penelitian ini dapat mencakup membaca laporan tahunan perusahaan, membaca rilis berita terbaru dan online untuk memeriksa beberapa presentasi terbaru kepada investor atau di Pameran Dagang Industri.

Semua data ini dapat dengan mudah ditemukan di situs web perusahaan perusahaan di bawah halaman Hubungan investor.

Dengan asumsi Anda telah melakukan semua pekerjaan rumah Anda, mengidentifikasi target harga saham dengan benar, dan memperkirakan jika undervalued, jangan berencana melihat saham yang anda beli naik nilainya secara langsung. Bersabarlah.

Hal ini dapat mengambil waktu untuk saham untuk perdagangan hingga nilai sebenarnya. Analis yang memproyeksikan harga selama bulan depan, atau bahkan kuartal berikutnya, hanya menebak bahwa saham akan naik nilainya dengan cepat.

Diperlukan beberapa tahun bagi sebuah saham untuk menghargai dekat dengan kisaran target harga.

Akan lebih baik untuk mempertimbangkan memegang saham selama tiga hingga lima tahun – terutama jika Anda yakin dengan kemampuannya untuk tumbuh.

Pemilih saham legendaris Peter Lynch merekomendasikan agar Investor membeli apa yang mereka ketahui, seperti pengecer favorit mereka di pusat perbelanjaan lokal mereka.

Orang lain dapat mengenal perusahaan dengan membacanya secara online atau berbicara dengan investor lain.

Dikombinasikan dengan tips di atas, menerapkan akal sehat Anda dalam memilih kapan harus membeli saham dapat menghasilkan hasil yang paling menguntungkan. Untuk terjun ke dunia perdagangan saham atau investasi, Anda memerlukan broker.

Ingin mempelajari lebih lanjut tentang perdagangan dan investasi? Tidak peduli gaya belajar Anda, ada lebih dari cukup kursus untuk Anda mulai.

Dengan Udemy, Anda akan dapat memilih kursus yang diajarkan oleh para ahli dunia nyata dan belajar dengan kecepatan Anda sendiri, dengan akses seumur hidup di ponsel dan desktop.

Anda juga akan dapat menguasai dasar-dasar perdagangan hari, spread opsi, dan banyak lagi. Cari tahu lebih lanjut tentang Udemy dan mulai hari ini.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.