Jenis Saham Untuk Investasi Jangka Panjang

Jenis Saham Untuk Investasi Jangka Panjang

Jenis Saham Untuk Investasi Jangka Panjang – Sangat pentingnya memiliki rencana invstasi jangka panjang dan menjadi hal yang sangat penting untuk dipertimbangkan dalam antisipasi memenuhi kebutuhan keuangan di masa depan.

Investasi bukanlah hal yang cepat dalam menghasilkan keuntungan, semua itu membutuhkan waktu dan proses sebelum dapat memetik keuntungan dari hasil investasi kita tersebut.

Memang masa depan tidak ada yang tahu. Namun, anda bisa mempersiapkan dana-dana yang dibutuhkan untuk keperluan ataupun tujuan anda dimasa yang akan datang (Masa depan).

Tentu pasti tidak ada kepastian dimasa depan, namun semua itu bukanlah salah satu hal yang harus anda takuti. Justru sebaliknya, harus dihadapi dan dipersiapkan sebaik mungkin sejak dini.

Pahami menghadapi keadaan atau ketidak pastian yang mungkin terjadi di masa depan, semua itu merupakan bagian dari menanggung resiko secara murni.

Resiko Investasi adalah suatu keadaan yang dihadapi oleh seseorang atau suatu perusahaan untuk menghadapi adanya kemungkinan terjadinya kerugian bagi mereka. resiko juga dikategorikan menjadi resiko spekulatif dan resiko murni.

Resiko investasi spekulatif dikenal juga dengan istilah business risk, itu adalah merupakan resiko yang dapat di ukur dan diprediksi serta memiliki tipe resiko gain dan loss.

Sedangkan untuk resiko murni, atau pure risk dapat diartikan sebagai resiko yang mengakibatkan kerugian atau loss, misal, ada pengeluaran yang tidak terduga.

Dilema Investasi di Masyarakat

Investasi kerap membuat orang menjadi dilema, dilema antara kebutuhan untuk memiliki investasi sebab dianggap cukup penting. Namun hal itu perlu kesiapan juga untuk resiko spekulatif serta resiko murni yang harus ditanggung.

Hal inilah yang membuat masyarakat masih enggan untuk melakukan investasi, apalagi itu dengan Investasi jangka panjang.

Investasi sejatinya selalu memiliki dua sisi, antara keuntungan dan resiko. Semua produk investasi selalu ada resiko yang datang beriringan atau menyertainya. Hanya saja tingkat dan level resiko tersebut berbeda-beda.

Ada yang level resiko investasi yang tinggi, moderat, kecil dan sangat minim resiko. Adapun pengertian dari Investasi jangka panjang adalah investasi modal yang dilakukan oleh seseorang dan dapat dicairkan setelah jangka waktu minimal 5 tahun.

Investasi jangka panjang ini bisa diartikan pula sebagai alternatif penambah penghasilan yang baik. sehingga seseorang dapat membangun kekayaan, menumbuhkan aset dalam kurun waktu yang panjang.

Tujuan Investasi Jangka Panjang

Investasi Jangka Panjang
Tujuan Investasi Jangka Panjang

1. Memperoleh pendapatan tetap dalam setiap periode tertentu. Pendapatan tetap dari memiliki Investasi jangka panjang bisa dalam bentuk bunga, royalti, deviden, uang sewa serta bentuk lain dari keuntungan kepemilikan saham.

2. Investasi jangka panjang bagi pengusaha dapat digunakan dengan tujuan membentuk sebuah dana tujuan khusus, misalnya untuk kepentingan ekspansi, peluasan produk dan lain sebagainya.

3. Sedangkan Investasi jangka panjang bagi personal adalah untuk mewujudkan tujuan keuangan pribadi/ keluarga yang butuh biaya besar seperti halnya dana pendidikan, biaya ibadah Haji/umroh, biaya pernikahan, biaya beli rumah, pensiun serta lain sebagainya.

Bentuk investasi jangka panjang

Setelah kita mengetahui tujuan dari kepemilikan investasi jangka panjang, disini anda juga perlu mengetahui macam-macam investasi jangka panjang yang populer di indonesia. Bentuk Investasi jangka panjang tersebut antara lain adalah sebagai berkut.

  1. Produk investasi pasar modal yaitu saham, reksadana, obligasi ORI, Sukuk
  2. Emas berupa logam mulia dengan kadar emas 99,9%
  3. Properti, misalanya Rumah, tanah, Apartemen, gedung dan lainnya

Mengenal produk Investasi Jangka Panjang di Pasar Modal

Pasar Modal

selain itu, anda juga perlu mengetahui memahami apa itu produk investasi yang saat ini sedang populer yaitu investasi di pasar modal seperti saham dan rekan lainnya. Simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

1. Saham

saham merupakan surat berharga yang bisa menjadikan alternatif media investasi dengan potensi keuntungan serta kerugian yang lebih besar dibanding dengan media investasi lainnya (High risk high return).

Saham juga dikenal sebagai tanda kepemilikan seseorang maupun badan usaha terhadap suatu perusahaan. Saham adalah sebagai bukti pernyataan bahwa pemilik saham tersebut merupakan bagian pemilik perusahaan yang mengeluarkan saham.

Saham sendiri dibagi menjadi dua jenis, yaitu saham biasa dan saham Prferen. saham biasa adalah merupakan keterangan kepemilikan sesungguhnya dari perusahaan, dengan memiliki saham biasa, seseorang tersebut menanggung untung serta rugi.

2. Reksa dana

Reksa dana dikenal sebagai alternatif investasi bagi masyarakat yang memiliki kelebihan dana serta tidak memiliki banyak waktu dan keahlian dalam menghitung resiko investasi mereka.

Beberapa manfaat memiliki investasi dalam Reksa dana antara lain adalah pemodal yang memiliki dana sedikit. Meski sedikit tetap dapat melakukan diversifikasi investasi sehingga memperkecil resiko investasi.

Reksa dana akan mempermudah pemodal dalam investasi di pasar modal dengan menjual pengetahuan dan keahlian yang tidak dimiliki oleh pemodal. Dengan melakukan investasi di Reksa dana pemodal telah berinvestasi dengan evisiensi waktu.

3. Investasi Emas

Sebagai logam mulia 99,99% yang merupakan kehadirannya paling bisa di terima di hadapan umum. Emas ini adalah merupakan salah satu wujud investasi yang baik. Ini sangat cocok untuk anda yang tidak ingin terlibat dalam investasi dengan resiko tinggi.

Selain itu, emas juga dikenal sebagai logam mulia dengan harga yang cukup tinggi dan stabil. Bahkan, emas juga dianggap sebagai pengganti mata uang tanpa batasan aset. Keuntungan berlipat dapat anda peroleh apabila harga emas sedang melonjak.

4. Obligasi

Obligasi merupakan surat bukti memberikan pinjaman kepada pihak penerbit surat berharga obligasi yang harus lunas ketika tanggal jatuh tempo.

Jenis-jenis obligasi dibagi jaminan dibagi menjadi secured bonds dan unsecured bonds. dari segi nilai nominal, pembagian obligasi adalah Conventional bonds dan retail bonds. Sementara untuk pembagian obligasi dari segi perhitungan imbal hasil meliputi conventional bonds dan syariah bonds.

Pilih dan pahami Investasi sesuai dengan kebutuhan

Dengan mengetahui tentang apa itu investasi dan jenis Investasi yang pas untuk jangka panjang, tentu itu akan membantu anda dalam memilih investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan dari keuangan anda nantinya.

Perlu anda ingat, Investasi jangka panjang tidak hanya dapat menjadi tabungan anda di masa depan saja, namun itu juga dapat dijadikan sebagai tambahan dari penghasilan anda nanitnya.

Ayo mulai Investasi sejak dini. Jangan ragu, pahami produk investasinya, mulai disiplin untuk memulai rencana Investasi anda.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.